ICC 2015 Chelsea Menang Adu Penalti Vs Barcelona-Juara bertahan Liga Primer Inggris Chelsea berhasil
mengalahkan juara Liga Champions Eropa, Barcelona dengan skor 4-2 melewati adu
penalti dalam turnamen pramusim International Champions Cup (ICC) 2015 di
Stadion FedEx Field, Washington DC, AS setelah skor seri 2-2 selama 90 menit. Dalam
pertandaingan tersebut, kedua tim langsung mencoba untuk mengendalikan
permainan, akan tetapi Chelsea unggul lebih dulu dalam menghasilkan peluang.
Tercatat dalam 10 menit pertama, skuat asuhan Jose Mourinho ini mendapatkan tiga
peluang emas.
Menerima umpan pendek yang
dilepaskan oleh Kurt Zouma dari jarak 25 m dari gawang Barca, Gelandang
Chelsea, Eden Hazard berhasil membuktikan kualitasnya yang sangat luar biasa.
Dia bergerak dengan lincah dan berhasil mengelabui empat pemain Barca yang
telah mengepungnya lalu melepaskan tendangan keras dan mendatar yang tidak
dapat dicegah Ter Stegen. Setelah gol pertama Chelsea, Barca terus menggenjot
serangan untuk mengejar ketinggalan.
Tercatat di sepanjang
babak pertama, Barcelona sangat mendominasi dalam penguasaan bola yaitu mencapai 64
%. Namun pada menit ke-25 tendangan gelandang Chelsea Oscar dos Santos berhasil
menghantam tiang kanan atas dari gawang Barca yang membuat Ter Stegen tidak
sempat bereaksi apapun dan pada menit ke-39 giliran Diego Costa yang gagal untuk
memaksimalkan peluang emas Chelsea berikutnya.
Sementara itu dalam
pertandingan ini Barca juga berhasil mendapatkan tiga peluang. Dua tendangan
keras dari Luis Suarez dapat dimentahkan dengan mudah oleh kiper Chelsea
Thibaut Courtois dan tendangan jarak dekat dari Ivan rakitic yang memanfaatkan
umpan silang dari Suarez juga masih melebar ke kiri gawang.
Pada babak kedua, dominasi
permainan tetap di pegang oleh Barcelona. Baru 7 menit, Suarez berhasil mencetak
gol balasan yang induntuk Barca. Dia tidak menendang keras, hanya dengan
mengangkat bola ketika ruang tembaknya telah ditutup oleh tiga pemain Chelsea
termasuk Courtois dan bola sudah melintasi garis gawang ketika Zouma berhasil menyapunya
keluar.
Pada menit ke 66, Barca
berhasil unggul lewat striker masa depannya Sandro Ramirez, menerima umpan
pendek yang dilepaskan oleh Rafael ‘Rafinha’ Alcantara do Nascimento, striker
yang baru berumur 20 tahun ini berhasil melepaskan tendangan melengkung yang menusuk
sudut kiri dari gawang Courtois.
Pada babak kedua tidak banyak
peluang yang didapatkan oleh para pemain Chelsea, salah satu peluang terbaik
diperoleh oleh Ramires Santos do Nascimento di menit ke 71, akan tetapi
tendangannya jatuh tipis di sebelah kiri gawang Barca.
Pada menit ke-85 Chelsea
akhirnya dapat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulan dari bek Gary Cahill yang ikut
maju membantu serangan. Akan tetapi, kontribusi terbesar dari terjadinya gol
ini sesungguhnya lebih pada adanya kekeliruan dari pemain Barcelona yaitu penyerang
Alen Halilovic yang saat ini baru berusia 19 tahun dengan kiper ketiga Barca Jordi
Masip yang menggantikan Ter Stegen di menit ke 60.
Halilovic, yang pada pertengahan
tahun lalu didatangkan dari klub Dinamo Zagreb, gagal menyapu bersih bola
dengan kepalanya pada saat mencoba untuk membantu pertahanan, sehingga bola
menjadi liar, namun kesalahan fatal ternyata dilakukan oleh Masip yang berusaha
maju untuk meninju bola ketika masih banyak pemain Barca di dalam kotak
penalti.
Parahnya lagi, tinjunya pada
saat menyapu bola tidak mengenai si kulit bundar, akan tetapi menghantam keras
wajah dari Cahill yang sedang berusaha menyundul bola sehingga bola masuk ke
gawang Masip yang kosong. Alhasil, Cahill berhasil mencetak gol, walaupun harus
mendapatkan cedera parah pada bagian hidungnya yang berdarah sehingga harus
digantikan oleh Nathaniel Chalobah.
Hasil 2-2 dalam 90 menit
pertandingan tersebut, membuat dilakukannya adu penalti, pada adu pinalti ini,
Masip dan Halilovic lagi-lagi berkontribusi besar akan kekalahan Barca 4-2.
Tidak satu pun antisipasi dari Masip yang tepat, yang membuat para pemain
Chelsea dengan mudah menjebol gawangnya empat kali. Sedangkan tendangan dari Halilovic
hanya mengenai mistar gawang Chelsea.
Keempat penendang penalti
Chelsea yang berhasil membobol gawang Barcelona adalah Radamel Falcao, Viktor
Moses, Ramires, dan Loic Remy. Sedangkan Barca hanya Andres Iniesta serta
Sandro Ramirez yang sukses melakukan tendangan pinalti. Satu lagi yang gagal dalam
tendangan pinalti ini adalah Gerard Pique.
Dengan hasil ini, maka Chelsea
mendapatkan tambahan 2 angka, sedangkan Barcelona hanya 1 angka. Dalam ICC ini,
kemenangan dalam 90 menit permainan akan meraih nilai 3, sedangkan kemenangan melewati
adu penalti mendapat nilai 2, apabila kalah dalam adu penalti mendapatkan nilai
1, dan tidak mendapatkan angka apabila kalah dalam permainan 90 menit.








0 comments:
Post a Comment