5 Macam Jenis Kanker Yang Paling Sering Menyerang
Wanita - Selain dari gaya hidup
dan lingkungan, ternyata riwayat keluarga juga bisa menjadi faktor penting
dalam perkembangan kanker. Ada 5 macam jenis kanker yang sering ditemukan pada
wanita, sehingga perlu untuk diwaspadai.
1. Kanker payudara
Ada beberapa hal yang
dapat memicu timbulnya kanker payudara, namun yang paling utama adalah faktor
keturunan. Faktor lain uang dapat menebabkan kanker payudara adalah berat
badan, kurangnya berolahraga, mengkonsumsi alkohol yang berlebihan, tidak
menyusui, dll.
2. Kanker paru-paru
Merokok hingga lebih dari
20 batang sehari dapat beresiko untuk kanker paru-paru dibandingkan dengan
mereka yang tidak perokok. akan tetapi faktor keturunan juga berperan dalam hal
ini.
3. Kanker rahim
Adanya perubahan hormon, terutama
yang berhubungan dengan estrogen, dapat memainkan peran yang sangat penting
dalam meningkatnya risiko dari kanker rahim, atau lebih dikenal juga dengan
kanker endometrium. Kanker rahim dapat terjadi pada wanita yang mengalami
obesitas yang disebabkan oleh kunsumsi makanan yang memiliki lemak yang tinggi.
Selain itu usia dan riwayat penyakit diabetes juga dapat menjadi faktor
pemicunya.
4. Limfoma Non-Hodgkin
Penyakit ini, dapat timbul
pada limpa, kelenjar getah bening, tonsil dan adenoid, juga pada kelenjar
thymus atau sumsum tulang. Kanker ini juga dapat menyerang sistem limfatik pada
tubuh yang merupakan bagian terpenting dari sistem kekebalan tubuh manusia. Kanker
ini biasanya menyerang pada wanita berusia lebih dari 60 tahun.
5. Kanker usus besar dan rektum
90% lebih kasus kanker
usus besar menyerang pada wanita berusia lebih dari 50 tahun. Kanker ini dapat
berkembang karena kurangnya gerak dan kebiasaan merokok serta mengkonsumsi
minuman beralkohol secara berlebihan. Kurangnya makan makanan berserat juga
dapat memicu timbulnya kanker ini.
itulah 5 macam jeniskanker yang paling sering diderita wanita. Untuk mencegahnya, apabila Anda mempunyai
riwayat keluarga yang menderita jenis kanker tertentu, maka cobalah untuk secara
rutin memeriksakannya ke dokter, selain itu menjalani gaya hidup yang sehat juga
dapat membuat badan menjadi tetap fit.




































